Sejarah

Jurusan Teknik Lingkungan ITATS mulai beroperasi pada tahun Akademik 1996/1997 berdasar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No: 530/DIKTI/Kep/1996, tanggal 3 Desember 1996, dengan status Terdaftar dengan jumlah mahasiswa Angkatan pertama sebanyak 56 orang. Kurikulum yang digunakan pada saat awal beroperasi adalah Kurikulum 1996, dengan beban 150 sks yang terdistribusi dalam 9 semester.

Pada tahun 2000, Jurusan Teknik Lingkungan berhasil memperoleh Akreditasi dengan peringkat B, berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT-DEPDIKNAS No: 008/BAN-PT/AK-IV/VI/2000, tanggal 16 Juni 2000. Evaluasi kurikulum Jurusan Teknik Lingkungan di evaluasi secara periodik, setiap 4 tahun. Kurikulum 2000 memiliki beban sebesar 144 sks yang dapat diselesaikan dalam 8 semester, serta mulai dilaksanakan pada semester gasal 2000/2001.

Pada tahun 2004, dihasilkan Kurikulum 2004 yang secara jumlah sks dan semester, masih sama dengan Kurikulum 2000. Kurikulum 2004 memiliki beban sebesar 144 sks, terdistribusi dalam 9 semester, serta mulai diberlakukan pada semester gasal 2004/2005.

Pada re-akreditasi tahun 2005, Jurusan Teknik Lingkungan mendapatkan perangkat C, berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT-DEPDIKNAS No. 007/BAN-PT/ak-IX/S1/VI/2005 tertanggal 08 Juni 2005.

Pada tahun 2008, sejak semester gasal 2008/2009 diberlakukan Kurikulum 2008 dengan beban 144 sks yang tersebar dalam 9 semester.

Akreditasi B, kembali diperoleh pada re-akreditasi tahun 2008, berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 022/BAN-PT/Ak-XI/S1/IX/2008 tertanggal 12 September 2008.

Pada tahun tahun 2014, Teknik Lingkungan berhasil mempertahankan Akreditasi B, berdasarkan Keputusan BAN-PT No : 119/SK/BAN-PT/Akred/S/V/2014 berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal 03 Mei 2014 hingga 02 Mei 2019.