Apa yang dipelajari di Tek. Lingkungan ?

Belajar APA di TL ITATS sekilas

AIR  BERSIH

Air dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup. Untuk dapat sehat dan produktif, manusia membutuhkan air bersih.

Pada kenyataannya, air bersih tidak selalu tersedia, bahkan makin langka di perkotaan. Oleh karena itu, tugas sarjana Teknik Lingkungan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat, mulai dari air baku, mengukur parameter kualitas air bersih, mengolah menjadi air minum, dan mendistribusikannya ke masyarakat dengan memenuhi 3K (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas).

LIMBAH CAIR

Bidang keahlian pengelolaan limbah cair di Jurusan Teknik Lingkungan mempelajari tentang sumber, karakteristik limbah serta pengelolaan limbah. Mahasiswa dibekali dengan kemampuan mengolah limbah domestik secara komunal maupun terpusat serta mengolah berbagai limbah industri

PENGELOLAAN SAMPAH DAN B3

Sampah dan B3 merupakan salah satu bidang keahlian Teknik Lingkungan dimana diajarkan mengenai karakteristik sampah, jumlah timbulan sampah, operasional sampah meliputi pengumpulan, pengangkutan, daur ulang (3R), serta penentuan lahan untuk sanitary landfill/TPA.

Diantara timbulan sampah setiap hari, terdapat limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya). Limbah B3 tidak hanya ada di industri/pabrik, tetapi juga di rumah tangga .

UDARA

Sarjana teknik lingkungan mampu mengelola kualitas udara ambien dan mengendalikan emisi pencemar udara menggunakan peralatan pengendali pencemar udara. Kualitas udara perlu dikelola agar tidak menimbulkan pemanasan global, penipisan ozon, efek rumah kaca, dan perubahan iklim.

 

DRAINASE

Meningkatnya pembangunan di perkotaan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan banjir. Penyediaan sistem drainase perkotaan yang terintegrasi merupakan satu upaya penanganan banjir di perkotaan. Mahasiswa teknik lingkungan mempelajari pengelolaan banjir di perkotaan, secara preventif (ecodrain) maupun konvensional.

 

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Merupakan salah satu cabang ilmu teknik lingkungan dimana mahasiswa dibekali tentang pengelolaan lingkungan kerja di pabrik atau industri sehingga menjamin pekerja selamat dan sehat dari rumah ke tempat kerja. Di samping itu juga dapat mencegah kecelakaan kerja yang dapat membahayakan masyarakat umum.

 

AMDAL

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan merupakan alat untuk mengendalikan dampak negatif suatu pembangunan dari segala aspek fisik, biologi, sosial, ekonomi, budaya.